Tampilkan postingan dengan label Perampasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perampasan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 November 2013

SERI ERAMUSLIM DIGEST 8 ( EMAS: THE REAL VALUE )

EMAS : THE TREAL VALUE


McLaren F1 dinobatkan banyak pihak-di antaranya Discovery Channelsebagai The Top Super and Ultimate Car in the World. Mobil yang paling top dan paling mengagumkan di seluruh dunia, menyaingi Ferrari F40, Mercedez Bullwing, Porsche GT Carrera, Lamborghini Muira, Ford Mustang, dan deretan kendaraan top lainnya. Salah satu keistimewaan dari McLaren F1 besutan Inggris ini adalah tempat mesinV12-nya terbuat dari emas 24 karat. Kenapa harus emas?

“Ini bukan semata karena kemewahan, tapi emas merupakan pemantul panas terbaik Itu alasan mengapa mereka menggunakan emas,” demikian Discovery Channel dalam edisi “Ultime Cars: Supercars, Superstar”.

Pemantul panas terbaik merupakan satu dari sekian banyak keistimewaan logam mulia dengan kode kimia Au (Aurum) ini. Bahkan keistimewaan emas begitu mengagumkan seorang Ibnu Khaldun sehingga di dalam kitab Muqadimmah-nya yang termasyhur, Ibnu Khaldun menyatakan bahwa Allah SWT telah menciptakan emas dan perak sebagai alat pengukur nilai (measure of value) bagi segala sesuatu.

Bahkan Al-Magrizi dalam Ighatsah mengatakan bahwa Allah SWT tidak hanya menciptakan kedua logam mulia tersebut sebagai alat pengukur nilai atau harga bagi segala sesuatu, namun juga sebagai alat tukar yang sejati (the real medium of exchange). Kedua logam ini dianggap sebagai logam mulia sejak zaman dahulu disebabkan selain warnanya yang tetap indah, tidak berkarat dan langka (rare).

Dalam Satanic Finance: True Conspiracies (Celestial, 2007), A. Riawan Amin menuliskan, “Dalam sejarah manusia, tak lebih dari 90.000 ton emas yang ditambang dari perut bumi. Sementara perak dan tembaga untuk memenuh i transaksi dengan nilai yang lebih rendah dari emas.” (hal. 107).

Bukan suatu hal yang kebetulan jika dunia modern mengklasifikasi logam-logam mulia emas, perak, dan tembaga-dalam kolom yang sama dengan simbolnya Au, Ag, dan Cu-dan digabungkan dalam kelompok 11. Archimedes pada abad ke 300 SM juga telah membuktikan jika emas bisa dideteksi  tanpa merusak dan cuma menggunakan alat bantu air tawar biasa. Selain itu, emas juga tidak dapat diubah dengan bahan kimia lainnya (indestructible), tidak bisa terpengaruh  oleh air, udara, dan kelembaban. Emas tidak bisa berkarat.

Iron and Steel Institute, sebuah lembaga ilmiah yang melakukan pengkajian terhadap banyak logam termasuk emas yang bermar`kas di Washington DC, menyatakan bahwa produksi baja di AS sejak tahun 1995 mencapai 10.500 ton perjamnya.

Sementara penambangan emas se-dunia dari tahun ke tahun hanya mengalami kenaikan dua persen. Dalam satu tahun, industri tambang emas seluruh dunia hanya sanggup menghasilkan sekitar 2.000 ton emas. Bandingkanlah sendiri dengan total produksi baja di AS saja seperti yang telah ditulis di atas. Kelangkaan emas ini merupakan salah satu keistimewaannya.

Logam yang Lunak

Tidak seperti logam lainnya yang memiliki keterbatasan ketahanan dalam penempaan, maka emas bisa dianggap sebuah logam yang sangat tahan tempaan dan sangat lunak. Emas sanggup ditempa menjadi lempengan super tipis, selembar logam yang nyaris transparan (malleable), sehingga satu ons emas sanggup dijadikan sebuah  lembaran sangat tipis dengan luas seukuran 100 kaki persegi! Bukan itu saja, jika dijadikan  tali yang juga super tipis, satu ons emas bisa direntang sepanjang 50 mil!

Dalam sejarah, tidak pernah ada kasus perampokan atau pencurian emas dalam jumlah yang sangat banyak. Mengapa? Hal ini ternyata disebabkan emas merupakan logam yang paling berat bobotnya. Satu kaki kubik emas beratnya lebih dari setengah ton. Sebab itulah, untuk mencurinya dalam jumlah besar tentu diperlukan alat-alat berat yang mustahil untuk dilakukan secara diam-diam.

Tentu saja, ini di luar kasus “pencurian atau perampokan resmi” yang dilakukan suatu negara bekerjasama dengan elit pemerintah negara bersangkutan. Kasus Freeport di Indonesia yang sejak tahun 1967 hingga sekarang bebas melakukan “pencurian  emas di Papu Barat, merupakan suatu kejahatan terorganisir, suatu kerjasama antara Jenderal Suharto dan para kroninya dengan jaringan pengusaha Yahudi Dunia. Itu baru  Freeport Mc Moran.

Paling Stabil

Disebabkan kelangkaan dan sejumlah keistimewaannya, emas dan perak telah terbukti sepanjang sejarah manusia sebagai alat tukar yang nilainya sangat stabil. Di masa Rasulullah SAW hidup, harga satu ekor ayam dewasa adalah sebesar 1 dirham yang di akhir Juli 2008 bila dikurskan sekitar 37.000 rupiah. Dan harga seekor kambing  dewasa yang sehat di masa Rasulullah SAW adalah sebesar satu dinar atau sekarang di akhir Juli 2008 senilai dengan 1.150 juta rupiah. Tidak berbeda jauh bukan?

Kestabilan emas ini menjadikannya sebagai patokan nilai mata uang seluruh dunia di masa lalu, sebelum dirusak oleh sistem Dajjal yang dipelopori Amerika Serikat. Sejak  dulu negara ini telah berusaha sekuat tenaga menghisap persediaan emas di seluruh dunia agar bisa menjadi penguasa tunggal dan menjadikan negara-negara lainnya sebagai pelayan kepentingannya. Dengan mulai mengkonversi mata uang kita ke dalam emas, maka hal itu saat ini sudah termasuk jihad fi sabilillah yang mampu menghancurkan konspirasi yang digelar musuh-musuh Allah SWT sejak ratusan tahun lalu.

SUMBER: Eramuslim Digest Edisi 8