Sabtu, 09 November 2013

Kaki Tangan Freemasonry

PERKUMPULAN FREEMASONRY BERMUKA KEBATINAN

1.Qabbalah

Qabbalah berasal dari bahasa Ibrani yang dapat diartikan Hukum Adat Istiadat, tetapi sudah bercampur baur dengan sihir dan filsafat Yahudi. Gerakan Qabbalah melahirkan kahin-kahin di Eropa Barat dan Timur. Di Eropa Timur terutama di Rusia, salah seorang tokohnya ialah Rasputin.
Pendeta Qabbalah biasa merangkap sebagai kahin (dukun)  yang biasa mengobati dengan rabaan tangan Daud, azimat Salomon dan sebagainya.

Kitab Qabbalah : Sevar Gazira dan SevaJ:Hazuhar. Kedua buah kitab itu berbahasa Ibrani.
Aliran Qabbalah di antaranya :

a. Zarakim: Dengan nama-nama besar Yahweh Elohim dapat dipergunakan sebagai azimat jika ditulis, dan dapat menimbulkan tenaga gaib bagi Yahudi jika diucapkan setelah melakukan meditasi.

b. Syabtai Sivi: Berasal dari nama seorang Yahudi kelahiran Izmiz. Syabtai Sivi mendakwakan dirinya sebagai Mesiah yang dinanti-nantikan. Ia mendapat dukungan orang YahudiPalestina, Mesir, Turki, dan Eropa Timur. Ia pernah masuk Islam sebagai mata-mata Qabbalah, lalu keluar kembali. Syabtai Sivi mengatakan, bahwa ia diutus untuk menyatukan seluruh Yahudi dalam Qabbalah, melalui  peribadatan batin.

2. Rohiya

Aliran Freemasonry ini bergerak dalam penelitian ruh. Mereka menganggap nabi-nabi sama seperti mereka, dapat menghadirkan ruh. Aliran Rohiya tersebar di Amerika, Eropa dan Timur Tengah. Di Eropa dinamakan Neo Rohiya.
Di antara tokoh-tokohnya: Arthur Conan Doyle, Jan Arthur Findlay, Adin Fredrick Bourez, David Wajid, dan Mrs. Wood Smith. Yang berasal dari Timur Tengah: Ahmad Fahmi AbdulKhair, Wahid Daus, Abduljalil Radli, Hasan Abdul Wahab dan Halim Damous. Halim Damous menganggap Dahisy Dajal Sihir sebagai Nabi.

Pandangannya terhadap agama: "Wahyu itu tidak ada, tidak  ada ajaran yang sah dalam setiap agama yang perlu diikuti. " "Rohiya adalah agama baru untuk melemparkan semua agama. " "Rohiya adalah ilmiah dan Rohiya bukan mistik." (Haikal Rohiya: 27)

Kaum Rohiya mendirikan Lembaga-lembaga Pengkajian Ruh, menulis artikel di surat kabar-surat kabar dan menerbitkan buku-buKU yang semuanya tentang ruh. Mereka mengaku dapat menghadirkan ruh melalui seorang medium sehingga ruh datang berwujud. Ia dapat diajak bicara, dijadikan llntuk saksi, ditanya tentang keadaan akhirat. Ruh seorang dokter terkenal dipanggil untuk mengobati; ruh seorang yang terbunuh dipanggil sehingga diketahui siapa pembunuhnya dan sebagainya.

Kaum Rohiya menentang adanya Surga dan Neraka, Baats dan sebagainya, bahkan keimanan kepada Allah pun hampir  pudar. Seperti katanya: "Rasanya Tuhan kami lebih baik dan dapat hadir di hadapan kami!"

3. Bahaiah

Bahaiah adalah lanjutan dari ajaran Babiah, didirikan oleh Husain Ali Nuri yang bergelar Abdulbaha. Ia mendakwakan dirinya sebagai inkamasi dari Allah untuk menyatukan semua agama di dunia ini.

Pada tahun 1849 ia akan ditangkap karena terlibat pembunuhan Nasereddin Syah Iran, lalu ia berlindung di kedutaan Rusia di Teheran. Karena ia seorang Freemason tingkat tinggi, ia diselamatkan Kaisar Rusia Nickolivitsh Alexander II. Kemudian ia menetap di Turki dan akhirnya di Akka Palestina. Ia menyebarkan ajarannya ke seluruh dunia dengan dibantu Freemasonry Rusia, Inggris dan Amerika Serikat.

Pada masa Perang Dunia I, pimpinan Bahaiah di tangan Abbas Afendi. Ia juga seorang Freemason tingkat tinggi yang bekerja untuk melumpuhkan Kekhalifahan Turki Utsmani. Ia tertangkap, tetapi diselamatkan oleh Jendral AI~enby atas telegram dari Lord Balfour.Haifa ditaklukkan pasukan Inggris dan Abbas Afendi beserta keluarganya diselamatkan.

Dalam membina masyarakat Bahaiah, Abbas Afendi mengelilingi Eropa dan Amerika. Ia meninggal pada tahun 1921di Akka Palestina. Turut di antara yang berduka cita ialah Winston Churchill Perdana Menteri Inggris, Jendral Cangario dan Jendral Arthur Monay dari Inggris.

Pimpinan Bahaiah berpusat di Israel dan kini di bawah Majelis Sembilan "Lembaga Perdamaian". Pemimpinnya hampir semua orang Yahudi.

4. Teosofi

Himpunan Teosofi tidak mengakui adanya Rasul, tidak memereayai adanya Surga dan Neraka, malaikat, dan sebagainya. Tetapi mereka memereayai adanya kekuatan Pribadi yang dapat menimbulkan gelombang eahaya bulat penghancur kekuatan batin Musuh. Mereka juga percaya pada adanya Ruh baik dan Ruh jahat yang mereka sebut Satan.

Mereka giat bermeditasi dengan dzikir nafas (istilah Teosofi Arab), melapalkan kata-kata khusus mengingat Pusat Tenaga Semesta Alam. Bulatan cahaya itu konon dapat berpindah dari guru kepada murid. Melalui eahaya ini, ruh mereka dapat naik ke langit dan melihat keajaiban langit; atau melihat alam masa lalu dan bertemu dengan orang-orang masa lalu; atau konon  berkelana ke alam yang akan datang untuk melihat keadaan masa datang.

Aliran Teosofi itu, karena sangat kuat mempercayai inkarnasi, menjadi vegetarian dan hanya memakan sayur mayur. Jika mereka memakan hewan, konon ada kemungkinan titisan orang tuanya turut dimakan.

Ketuhanan Teosofi: Alam ini terdiri atas atom-atom yang dapat dibagi lagi sampai zat yang lebih kecil; inipun terdiri atas ether dan ether terbagi lagi dalam zat mutlak, itulah salah satu unsur dari zat Tuhan. Manusia pun, sebagai bagian dari alam, terdiri atas zat mutlak. Ruh itu pun materi, yang intinya terdiri atas zat mutlak. Sehingga manusia, alam, dan Tuhan semula satu dan kembali kelak dalam kesatuannya. Jadi Teosofi itu berpaham panteisme.

Sumber: Jaringan gelap  Freemasonry

Tidak ada komentar:

Posting Komentar