Sabtu, 09 November 2013

SEPULUH PROGRAM FREEMASONRY YAHUDI INTERNASIONAL


Sepuluh program ini dalam istilah Freemasonry dinamakan Harar atau Satanim, berlambangkan gurita berkaki sepuluh, ular berbisa berkepala sepuluh, dan hantu penerkam berkuku baja.

Program Pertama

Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim.

1. Pada Masa Nabi Isa a.s.

Orang-orang Yahudi dengan segala tipu dayanya ingin membunuh Nabi Isa a.s., di antaranya
dengan fitnahan keji "Ingin Menjadi Raja Yahudi" yang disampaikannya pada penguasa Romawi.
Tetapi Allah swt. menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan sebagai gantinya Yudas tersalib di Golgota.

Maka setelah dianggapnya Nabi Isa a.s. tiada lagi, orang Yahudi berusaha menghancurkan ajarannya yang sudah tersebar dengan "Takkim", yakni :

a. Merusak ajarannya yang ada, dengan mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram.

b. Merombak akidah dengan mempertigakan Tuhan (Trinitas).

c. Merusak Injil yang ada dan menulis Injil palsu.

d. Saul (Paulus) dijadikan Nabi Isa tandingan. Akibat Takkim itu, ajaran Nabi Isa a.s. porak poranda.
Timbullah ajaran baru buatan Yahudi yang bermacam-macam.

2. Pada Masa Islam

a. Takkim pertama adalah pada zaman Rasulullah saw., orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Mudahin. Mereka di antaranya berusaha mengacaukan ajaran Islam, memfitnah istri Nabi saw., bersihir, memecah belah Anshar dan Muhajirin, membuat masjid Dhirar dan sebagainya. Tokohnya yang terkenal adalah Abdullah bin Ubay bin Salul.

Rasulullah saw. tidak dapat diperdayakan karena selalu
dalam lindungan Allah swt.

b. Takkim kedua dengan memecah belah Sayidina Ali ra. dan Mu'awiyah r.a. sehingga Aisyah r.a. istri Nabi turun tangan. Akibat gerakan Takkim Yahudi itu, khalifah Umar ra., Utsman ra" dan Ali ra. Gugur. Kemudian berkepanjangan sampai timbul kekhalifahan Barat dan
Kekhalifahan Timur.

Tokoh munafiqin terkenal adalah Jirji ben Shada, seorang Yahudi yang biasa dipanggil Abdullah bin Saba. Ia membuat fitnah dan merusak akidah dengan mendirikan aliran Sabaiah yang mempertuhankan Ali r.a.

c. Membuat beratus-ratus hadits palsu, memasukkan dongeng Israiliyat, merubah penafsiran Al Quran dan  sebagainya.

d. Mendangkalkan akidah umat dengan filsafat Yunani, sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat Sufi, mu'tazilah dan sebagainya. Maka datanglah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah Islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainnya.

e. Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry. Ia menafsirkan Al Quran dan hadits dengan alam pikiran Freemasonry, seperti mengingkari mukjizat dan sebagainya.

f. Menghidupkan kembali sunnah jahiliyah dengan alas an melestarikan adat istiadat nenek moyang.

g. Menjadikan Islam supaya tasyabbuh dengan Yahudi, Nasrani, dan agama lainnya,

Takkim Freemasonry berhasil menghancurkan kekhalliahan Barat dengan menghasut rahib-rahib dan raj araja Katolik. Sebanyak 600.000 umat Islam dimurtadkan, dibunuh dengan kejam, dan sebagainya dalam pengadilan darah ..

Hulagu Khan menghancurkan kekhalifahan Barat, konon diundang oleh orang-orang Yahudi melalui wazir Khalliah. dan Khalliah sendiri terbujuk untuk mengirimkan pasukan penyerang menghadang pasukan MongoL

Kekhalifahan Utsmani hancur oleh gerakan Freemasonry dan berdirilah Republik Turki Sekuler pimpinan Mustafa Kemal Pasha yang bergelar Attaturk. Kemal Attaturk menghapus pengadilan syariat, menutup beberapa buah masjid, mengharuskan adzan dengan bahasa Turki, zakat untuk negara, menggantikan libur Jumat dengan libur Ahad menghapus jilbab, mengganti penanggalan Hijriah dengan penanggalan Masehi, mendirikan sekolah sekuler dan sebagainya. Kemal Attaturk adalah anggota Freemasonry
tingkat tinggi.

Program Kedua

Program kedua dinamakan Shada, dalam istilah Freemasonry berarti membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.

Di Amerika Serikat timbul Gereja Setan, Mormon, Saksi Yehova, Advent, Gereja Anak Tuhan dan sejenisnya.Di India, ketika umat Islam bangkit untuk kembali kepada ajaran Al Quran dan Hadits dan berusaha untuk mengobarkan jihad fii sabilillah,kaum penjajah Inggris bekerja sarna dengan pihak Freemasonry mendirikan gerakan anti jihad.

Pertama menggalakkan sufi dengan perantaraan alim ulama bayaran anggota Freemasonry dan kedua dengan gerakan kemahdian yang memuji-muji Inggris dan melarang perang melawan Inggris. Ditunjuknya seorang Freemason "Mirza Ghulam Ahmad". Mirza Ghulam Ahmad mendakwakan dirinya al
Mahdi, Al Masih AlMaud yakni Nabi Isa yang turun kemba1i; disebutkannya bahwa Nabi Isa a ..s. Bani Israil sudah meninggal di Kashmir, dan ia reinkarnasinya. Ia juga mendakwakan diri sebagai Nabi akhir zaman yang tidak membawa syariat, khataman Nabiyin, Budha Awatara, Mesio Darbahmi, Krisna, dan semacamnya. Menurutnya bahwa wahyu terus turun. Di antaranya turun kepadanya dalam bahasa Arab, Parsi, dan Urdu. Ditulisnya sendiri wahyu itu dalam Hakikatil Wahyu, Anjam Atham, Hamamatul Busra, dan
buku-buku lainnya. Disebutkannya pula bahwa Qadian itu adalah tanah suci yang sederajat Madinah dan Makkah.

Ahmadiyah terbagi dua. Ahmadiyah garis keras yang mengkultuskan Mirza Ghulam Ahmad disebut Qadyani dan garis halus 'yakni Ahmadiyah Lahore. Keduanya tetapberkaitan erat dengan Freemasonry. Rabithah Alam Islami yang bersidang di Makkah pada 14-18 Rabi'ul Awal 1394 H memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme. Di Iran, Freemasonry membentuk gerakan Babiah dan Bahaiah. Di Syiria dan Libanon ada Kaum Dmz, dan hampir di setiap negara, Freemasonry mendirikan agama baru, agama tandingan, sempalan, atau paham-paham sesat.

Program Ketiga

Program Ketiga dinamakan Parokim, dalam istilah Freemasonry:

a. Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan.

b. Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu Negara dengan nama lokal, tetapi tiada lepas dan asas dan tujuan Freemasonry.

c. Mendukung teon-teon yang bertentangan.

d. Membangkitkan khurafat agama dan menyiarkan teori Sigmund Freud dan Darwin sehingga antara agama dan ilmu pengetahuan bersaing, kalah mengalahkan.

Seorang arsitek Parokim itu bernama Adam Weishaupt, seorang Yahudi yang lahir di Jerman pada tahun 1748. Ia mengkaji teologi Nasrani dan menjadi tokoh Nasrani, lalu berbalik menjadi ateis. Pada tahun 1770,ia diminta Himpunan Yahudi untuk membuat rencana mengelola dunia dan ia menyanggupi. Pada tahun 1776,ia mendirikan Majelis Timur Raya untuk Freemasonry Kelompok Cahaya.

a. Kelompok Cahaya harus memperalat pimpinan pemerintahan suatu negara dengan cara apa pun termasukdengan uang suap dan wanita cantik.

b. Mendirikan sekolah khusus untuk mendidik mahasiswa terpilih dari setiap negara khusus mengajarkan tentang pengarahan Internasionalisme dan Khoms Kanon serta mengajarkan kepada mereka jalan tunggal penghindar dari bahaya perang, karena mereka orang Goyim, awam terhadap apa pun yang baik bagi mereka, jasad maupun rohaninya. Guru-guru Kelompok Cahaya harus benar benar
mendidik, mendoktrin, dan mencuci otak mereka agar berpikiran Freemasonry murni. Jika mereka kembali ke negerinya, Himpunan Freemasonry berusaha keras untuk menempatkan mereka ke posisi atas dan penting,agar mereka menjadi pelaksana kebijaksanaan yang sudah digariskan.

Sekolah khas semacam itu terdapat di Gordonstown Skotlandia, di Salem Jerman, dan di Anavryta Yunani.

c. Freemasonry harus menguasai seluruh media massa yang berpengaruh.

Metode Parokim Weishaupt yang pertama ialah menghancurkan Inggris dan Prancis. la meminta pada Kelompok Cahaya agar mencetuskan perang imperialism untuk melemahkan Inggris dan mengobarkan Revolusi Prancis selambat-Iambatnya tahun 1789.

Pada tahun 1784, seorang pengantar surat Weishaupt untuk Kelompok Cahaya di Prancis, mati disambar petir di kota Ratisbon dalam perjalanan dari Frankfurt menuju Paris. Petugas keamanan Bavaria menemukan mayat dan surat Weishaupt itu. MajelisTimur Raya diduduki, semua dokumen disita, begitu pun dokumen Parokim di rumah-rumah Kelompok Cahaya. Pada tahun 1786 pemerintah Bavaria menyiarkan dokumen tersebut. Mereka yang menerima siaran itu hanya menganggapnya isu, termasuk Raja Prancis.

Weishaupt cepat bertindak menyuruh pengikutnya memasuki Freemasonry Hijaudengan misi ateis dan
intemasionallsmenya. Ia juga menyuruh,.anggota Kelompok Cahaya merasuki majelis-majelis Inggris dan mengundang John Robinson, seorang dosen filsafat Universitas Edinburg.Karena percaya, John Robinson diserahi dokumen Parokim Kelompok Cahaya. Tetapi ia merasa ngeri ketika mengkajinya dan akhimya ia memperingatkan bangsanya terhadap bahaya Kelompok Cahaya. Seruannya tidak diacuhkan orang,
sehingga ia terpaksa menulls buku tentang rencana Kelompok Cahaya menghancurkan negara dan agama. Buku itu diterbitkan tahun 1789.

Bersambung....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar